Steven Arya Sitorus Bak Hilang Ditelan Bumi Setelah Ucapkan “Duluan Aku Ya Woi” kepada Temannya

oleh -10 Dilihat
oleh

Langkat – Kepergian Steven Arya Sitorus masih menyisakan tanda tanya dan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta pihak sekolah yang mengenalnya sebagai sosok anak muda penuh semangat dan mudah bergaul.
Sebelum peristiwa yang merenggut nyawanya di kawasan Tangkahan, Steven sempat mengucapkan kalimat yang hingga kini terus teringat oleh teman-temannya. Ucapan sederhana, “Duluan aku ya woi,” yang disampaikan kepada temannya, menjadi salah satu momen terakhir sebelum Steven kemudian tidak terlihat lagi dan seakan hilang ditelan bumi.
Bagi keluarga dan sahabat, kalimat tersebut menjadi kenangan yang sulit dilupakan. Tidak ada yang menyangka ucapan singkat itu akan menjadi perpisahan terakhir dari seorang Steven Arya Sitorus yang dikenal ceria, mandiri, dan memiliki banyak impian.

Ibunda Steven, Armina Dewi Siagian, sebelumnya menyampaikan bahwa sejak masa SMP hingga SMA, Steven merupakan anak yang mudah bergaul dengan siapa pun, termasuk guru dan teman-temannya. Pihak keluarga juga mengapresiasi perhatian dari sekolah Global Prima School yang mengenang Steven melalui lagu dan doa.

Ungkapan kehilangan juga datang dari lingkungan sekolah. Melalui unggahan media sosial, sekolah membuat lagu berjudul “Steven Arya” sebagai bentuk penghormatan kepada sosok siswa yang mereka kenal sebagai pribadi baik, penuh semangat, dan memiliki tekad untuk meraih cita-cita.

Bagi keluarga, kepergian Steven bukan hanya kehilangan seorang anak, tetapi juga kehilangan sosok sahabat bagi banyak orang. Mereka berharap proses pengungkapan fakta terkait peristiwa yang terjadi dapat berjalan terang dan memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan yang masih tersisa.

Dalam proses prarekonstruksi yang digelar di wilayah Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, pihak keluarga mengikuti setiap rangkaian adegan dengan perhatian penuh. Keluarga menyampaikan bahwa setiap informasi dan proses yang berlangsung menjadi bagian penting untuk mengawal kepergian Steven.

Steven Arya Sitorus kini telah tiada, namun cerita tentang dirinya tetap hidup melalui kenangan keluarga, sahabat, guru, dan orang-orang yang pernah mengenalnya. Sosok anak muda yang pergi terlalu cepat, meninggalkan kerinduan yang mendalam bagi semua yang menyayanginya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.