Ketika Benang Sederhana Menjadi Ruang Kreativitas di Tengah Kesibukan Profesi

oleh -11 Dilihat
oleh

Di tengah kesibukan profesinya sebagai dokter spesialis patologi klinik, dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., tetap menyisakan ruang untuk menyalurkan kreativitas yang telah tumbuh sejak masa kecil. Bagi istri Letkol Inf Benu Supriyantoko yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad ini, merajut bukan sekadar hobi, melainkan bagian dari perjalanan hidup yang terus berlanjut. Ketertarikan Zuhria terhadap dunia kerajinan tangan telah muncul sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang gemar melakukan berbagai kegiatan keterampilan tangan.

Sejak kecil, Zuhria terbiasa mencoba berbagai aktivitas kreatif. Mulai dari membuat paper bag, menjahit, hingga belajar merajut menjadi bagian dari pengalaman masa kecilnya. Pada masa itu, referensi dan sumber pembelajaran masih sangat terbatas. Namun keterbatasan tersebut tidak menghalangi semangatnya untuk terus bereksperimen dan berkarya.

Memasuki masa kuliah, minat terhadap dunia mode dan kreativitas sebenarnya sempat menjadi pertimbangan dalam menentukan masa depan. Namun pilihan tersebut tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari orang tua. Pada akhirnya, Zuhria memutuskan menempuh pendidikan di bidang kedokteran.

Profesi dokter yang dipilihnya menuntut dedikasi tinggi serta tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat. Setelah menyelesaikan pendidikan, kehidupannya dipenuhi berbagai peran sekaligus sebagai dokter, istri, ibu, serta aktif dalam organisasi.

Rutinitas yang padat sempat membuat waktu untuk menyalurkan hobi menjadi sangat terbatas. Namun setelah menyelesaikan pendidikan spesialis, Zuhria kembali menemukan ruang untuk menekuni kegiatan merajut yang telah lama disukainya. “Merajut memberikan ketenangan tersendiri. Ada kepuasan ketika melihat benang sederhana perlahan berubah menjadi sebuah karya,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.