Medan Benteng |
Stunting banyak terjadi pada bayi akibat kekurangan gizi mulai dari kandungan ibu hingga bayi lahir berumur 2 tahun pertumbuhan bayi tidak sesuai dengan usianya, Hal ini membuat Babinsa Peltu FDA Harahap pantau langsung bayi stunting Mhd Adzra Syahputra (2th) anak dari Bp M. Syahputra di Jalan Mangaan 8 Lingk 17 Kelurahan Mabar. Senin (08/08/2022)
Babinsa berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi tetang pencegahan stunting kepada warga dimulai dari calon pengantin untuk rajin dan selalu konsultasi kepada Tim Pendamping Keluarga di puskesmas agar nantinya tidak berdampak stunting pada anak yang akan dilahirkan,
Babinsa menghimbau perlu kerjasama kita semua terutama orangtua karena Stunting sangat perlu mendapat perhatian khusus hingga perlu dilakukan pencegahan sedini mungkin untuk meminimalisir terjadinya kenaikan angka stunting demi masa depan anak, sasaran utamanya adalah anak gagal tumbuh usia balita yang tidak sesuai berat dan tinggi badan seperti balita lainnya, terlihat pendek ataupun sangat pendek, imbuh Babinsa





